Apr 20, 2009

Narsis Narsisme

Kira2 mulai kapan istilah "narsis" sering berdendang di telinga kita? 2 tahun yang lalu saya tertarik mencari arti narsis ketika banyak temen kampus sering mengucapkannya. Belom sampe ke warnet untuk browsing, ternyata saya temukan artikelnya di surat kabar "Kedaulatan Rakyat" Yogyakarta.

Apa yg saya baca adalah tentang dampak "positif" mengenai sifat narsis. Di surat kabar itu juga memberi contoh beberapa tokoh yang memiliki "citarasa" narsis, diantaranya tokoh tokoh besar & bersejarah seperti George Walker Bush, Adolf Hitler, hingga presiden Indonesia pertama Soekarno.

Narsis akan cenderung memupuk rasa percaya diri yang baik. Orang-orang sanguinis berjiwa pemimpin banyak yang bersikap narsis. Percaya dengan ideologinya, pandangannya, strateginya, langkahnya, dll adalah baik. Namun bagaimanapun, hal yang berlebihan adalah tidak baik.


Akhir ini "narsis" sering kali diucapkan oleh kalangan muda. Mereka yang sering meng-aktualisasi diri seringkali diucapkan "narsis" entah sekedar gurauan atau celaan. Aktualisasi diri-pun bisa sangat mempengaruhi dari penampilan mereka, cara berkomunikasi, kreatifitas, hingga pribadi masing-masing.

hehe.. klo menurut saya sih, selama aktualisasi diri itu baik untuk membangun
kepribadian, silahkan ber-NARSIS-ria!!
Berikut dikutip dari wikipedia :

Narsisme adalah perasaan cinta terhadap diri sendiri yang berlebihan. Istilah ini pertama kali digunakan dalam psikologi oleh Sigmund Freud dengan mengambil dari tokoh dalam mitos Yunani, Narcissus, yang dikutuk sehingga ia mencintai bayangannya sendiri di kolam. Tanpa sengaja ia menjulurkan tangannya, sehingga ia tenggelam dan tumbuh bunga yang sampai sekarang disebut bunga narsis.Sifat narsisisme ada dalam setiap manusia sejak lahir, bahkan Andrew Morrison berpendapat bahwa dimilikinya sifat narsisisme dalam jumlah yang cukup akan membuat seseorang memiliki persepsi yang seimbang antara kebutuhannya dalam hubungannya dengan orang lain. Namun apabila jumlahnya berlebihan, dapat menjadi suatu kelainan kepribadian yang bersifat patologis.

nar·cis·sism (när′sə siz′əm; chiefly Brit, när sis′iz′əm)
noun : self-love; interest, often excessive interest, in one's own appearance, comfort, importance, abilities, etc.
PSYCHOANALYSIS : arrest at or regression to the first stage of libidinal development, in which the self is an object of erotic pleasure.

0 comments:

Post a Comment