Jan 28, 2009

Locally Guerrillas

Pernahkan mendengar istilah "think globally act locally", berpikir sederhana berefek dahsyat! (bukan terjemahannya). Hmm.. sedang saya pikirkan, saya impikan, saya renungkan... apa ya?

Dimulai dengan berpikir paling sederhana, tapi jarang dipikirin orang. Barang sederhana tapi banyak dikenal orang. Gagasan sederhana yg menjadi kebutuhan. Seperti tempe yg memiliki komposisi sederhana, tapi punya banyak penikmat. Seperti nuklir yg meluluh-lantahkan areal radius ber-mil-mil, atau seperti sebiji benih yg tumbuh besar menjadi Pohon Beringin (emangberingin ada bijinya?). hebat bukan?

Menghasilkan produk/kreasi lokal dikenal luas. Men-dayakan resource lokal menghasilkan sesuatu yg "wah". Bekerja di daerah berpenghasilan Nasional (sedikit lebay). Ngetik Blog di meja ini, dibaca manusia sejagat.... apa lagi?

Apa ya?
Dulu ketika Aqua memulai bisnis dengan menjual Air kemasan. Banyak orang yg meremehkan, "Air mudah didapat, kenapa harus beli?", "Indonesia kaya dengan Air Jernih, cukup mengambil dari Alam". Jauh ketika masyarakat pedesaan wong ndeso, masih kurang dengan pendidikan, bahkan menganggap Air Kemasan sebagai "Banyu Londo", maksudnya Air Bule, Air yg biasa diminum masyarakat mancanegara, air yg dianggap mujarap menyambuhkan penyakit. Hanya masyarakat pedesaan yg punya sawah berhektar-hektar yg mampu membeli"Air Mujarap" itu. Yaa, ini adalah sepenggal cerita dari bapak saya, karena baliau dulu tinggal di ndeso.

Maksud cerita saya adalah, seperti Aqua, mereka bahkan sudah berpikir jauuuuh kedepan di saat orang umum disekitarnya menganggap remeh. Sekarang terbukti, Air kemasan sudah hampir menjadi kebutuhan pokok, bisa ditemukan di rumah, kamar anak-anak kos, banyak pemalsuan brand, banyak pesaing dll..

trus.. ayo apa? /fendiaw

0 comments:

Post a Comment